Ikuti Kami di :            

INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN GIRI

Jl. Batoro Katong No. 32 Ponorogo, Telp. (0352) 461037

Dosen INSURI Masuk Panel Terpilih dalam AICIS 2018

September, 26 2018 15:53
Oleh HUMAS INSURI Po.

Jumat (21/9), Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama menggelar 18th Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) di IAIN Palu, Sulawesi Tengah, pada 17-20 September 2018.

Dalam hajatan tahunan yang dihadiri oleh lebih dari 3000 akademisi dari berbagai negara ini, turut berpartisipasi aktif dua orang dosen Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo, yakni Arik Dwijayanto dan Dawam Multazam.

Keduanya tergabung dalam panel terpilih (selected panel) yang membahas tentang Muslim Mobilities, Migration, and Diaspora bersama Muhammad Said (STAI Darul Kamal Lombok) dan Suryo Adi Sahfutra (UIN Sumatera Utara Medan).

Arik, yang saat ini tengah menempuh program doktoral di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, menyampaikan papernya tentang diaspora masyarakat Rohingya di Indonesia serta tawaran kebijakan yang dapat diambil oleh pemerintah. Menurut rekomendasinya, pemerintah semestinya memberikan kesempatan pada pengungsi Rohingya untuk dapat berasimilasi dengan budaya masyarakat Indonesia.

Sedangkan Dawam, yang saat ini juga tengah mengikuti program pembekalan bahasa asing di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, mempresentasikan dinamika mobilitas masyarakat muslim Indonesia dari perspektif sejarah. Dalam papernya, Dawam mengungkapkan faktor yang mendorong dan menarik umat Islam Indonesia pada masa pra-kemerdekaan hingga kini untuk melakukan mobilitas horizontal-geografis maupun vertikal-sosial, terutama dalam usaha dakwah.

Keikutsertaan kedua dosen Fakultas Dakwah dalam AICIS 2018 ini kembali menambah portofolio dosen INSURI Ponorogo yang berpartisipasi dalam berbagai konferensi nasional maupun internasional. Diharapkan di masa mendatang, kehadiran dosen INSURI Ponorogo dalam konferensi dan kegiatan-kegiatan akademik di luar kampus akan semakin banyak sehingga dapat meningkatkan kapasitas sivitas akademika sekaligus memberikan sumbangsih pada dunia akademik yang lebih luas.

***